Peringati Harganas ke-33, Pemkab Majalengka Tekankan Pentingnya Ketahanan Keluarga Hadapi Era VUCA

- Pewarta

Senin, 29 Juni 2026 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAJALENGKA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka menggelar upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat kabupaten pada Senin (29/6/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat di lapangan upacara Setda Majalengka tersebut diikuti oleh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Majalengka, serta dihadiri oleh Wakil Bupati, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, dan para tamu undangan.

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Bupati Majalengka Eman Suherman memimpin langsung jalannya upacara sekaligus membacakan sambutan tertulis dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya melakukan refleksi mendalam mengenai fungsi keluarga sebagai pilar penyangga domestik utama. Terlebih di tengah peradaban modern yang bergerak cepat, masyarakat saat ini dihadapkan pada tantangan kompleks yang dikenal sebagai era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity).

“Tantangan yang dihadapi keluarga saat ini bukan lagi sekadar tantangan konvensional. Kita menghadapi disrupsi teknologi digital yang radikal, pergeseran nilai sosial, hingga ancaman siber yang masuk langsung ke ruang-ruang keluarga melalui gawai di genggaman anak-anak kita,” ujar Eman menyampaikan pesan Menteri.

Bupati menegaskan bahwa mewujudkan ketangguhan keluarga bukanlah sebuah pilihan alternatif yang bisa ditunda, melainkan sebuah keharusan mutlak dan urgensi nasional agar bangsa tetap kokoh di tengah badai perubahan global.

Keterlibatan Ayah: Bukan Sekadar Nafkah Finansial

Secara khusus, siaran pers tersebut menyoroti atensi Menteri terhadap pentingnya figur seorang ayah dalam struktur keluarga. Melalui momentum Harganas ini, para ayah diajak untuk terlibat aktif dan konsisten dalam melakukan pembinaan serta pengasuhan keluarga.

Tanggung jawab seorang kepala keluarga ditegaskan tidak boleh terbatas pada kewajiban memberikan nafkah materi atau finansial saja. Kehadiran emosional, bimbingan moral, serta keterlibatan ayah dalam pola asuh anak dinilai sangat krusial dalam membentuk ketahanan domestik yang kokoh, sekaligus mencegah keretakan keharmonisan rumah tangga.

“Para ayah diharapkan dapat terlibat secara emosional dan psikologis dalam pengasuhan sehari-hari, seperti mendengarkan, merespons, dan menemani tumbuh kembang anak,” tambah Bupati. Pola asuh penuh kasih dianggap mampu menjadi magnet kehangatan yang menjaga arah tumbuh kembang anak di jalan yang benar.

Korelasi Ketahanan Keluarga dan Bonus Demografi

Lebih lanjut, dalam konteks pembangunan nasional, ketangguhan keluarga memiliki korelasi linear dengan masa depan geopolitik dan geoekonomi Indonesia. Saat ini, Indonesia tengah berada di puncak fase krusial Bonus Demografi, di mana struktur penduduk didominasi oleh usia produktif (15 hingga 64 tahun).

Pemerintah mengingatkan bahwa bonus demografi ini ibarat pisau bermata dua. Jika dikelola dengan baik melalui kualitas keluarga yang mumpuni, fenomena ini akan menjadi batu loncatan untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi utama dunia. Sebaliknya, jika gagal, kondisi ini berisiko memicu bencana demografi berupa ledakan pengangguran, kriminalitas, hingga runtuhnya stabilitas sosial.

Mengubah Paradigma: Keluarga adalah Hulu Pembangunan

Menutup sambutan Menteri, Bupati mengajak seluruh pihak untuk mengubah paradigma mengenai institusi keluarga. Keluarga bukan sekadar unit terkecil dalam masyarakat secara administratif, melainkan hulu dari semua kebijakan publik dan kesuksesan pembangunan nasional.

“Bangsa ini tidak akan pernah bisa mencetak menteri yang hebat, jenderal yang tangguh, pengusaha yang jujur, maupun dokter yang produktif jika gagal membangun kualitas manusia itu sendiri dari rahim keluarga,” tuturnya.

Meski pemerintah berkomitmen untuk terus melahirkan kebijakan yang pro-keluarga, memperkuat jaring pengaman sosial, dan mempermudah akses layanan dasar, ditegaskan bahwa tanggung jawab pengasuhan utama tetap berada di tangan orang tua.

“Tidak ada gunanya pertumbuhan ekonomi yang tinggi atau infrastruktur yang megah jika generasi yang mewarisinya adalah generasi yang rapuh moralnya dan rusak mentalnya,” tegas Eman di akhir pidatonya.

Melalui momentum Harganas ke-33 ini, Pemkab Majalengka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyatukan tekad demi masa depan anak dan kehormatan bangsa, guna mewujudkan keluarga Indonesia yang sehat, cerdas, dan tangguh menuju Indonesia Emas 2045. ( Abdul Haris ) ***

Berita Terkait

Nantikan 20 Tahun, Kober Indah Jaya Sabandar Akhirnya Raih Bantuan Revitalisasi dari Kemendikdasmen
Perkuat Pengelolaan Sampah, DLH Majalengka Terima Bantuan Mobil Operasional dari Bank BJB
Kualitas dan Ketepatan Waktu Jadi Komitmen CV Pringgandani dalam Pembangunan RKB SMKN 1 Kertajati
HUT ke-81 TNI, Bupati dan Dandim 0617 Majalengka Tekankan Sinergitas dan Pengabdian kepada Rakya
SDN Padarek III Terima Kucuran Revitalisasi dari Kemendikdasmen Sebesar Rp941.111.000,00
Dari Kapolres Majalengka hingga Menjadi Kapolri, Bupati Eman Ucapkan Selamat untuk Jenderal Suyudi Ario Seto
PEMKOT BANDUNG PAMERKAN 8 KAWASAN WISATA KREATIF UNTUK PERKUAT EKONOMI LOKAL
Menhan RI Kunker  ke Satuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 338/Talaga Manggung

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Nantikan 20 Tahun, Kober Indah Jaya Sabandar Akhirnya Raih Bantuan Revitalisasi dari Kemendikdasmen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Perkuat Pengelolaan Sampah, DLH Majalengka Terima Bantuan Mobil Operasional dari Bank BJB

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Kualitas dan Ketepatan Waktu Jadi Komitmen CV Pringgandani dalam Pembangunan RKB SMKN 1 Kertajati

Selasa, 6 Oktober 2026 - 03:57 WIB

HUT ke-81 TNI, Bupati dan Dandim 0617 Majalengka Tekankan Sinergitas dan Pengabdian kepada Rakya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:00 WIB

SDN Padarek III Terima Kucuran Revitalisasi dari Kemendikdasmen Sebesar Rp941.111.000,00

Berita Terbaru