JATINANGOR – Jumat 6 Maret 2026, laman resmi Institut Teknologi Bandung (ITB) memposting kegiatan pengabdian masyarakat di SMA Negeri Jatinangor.
Kegiatan mahasiswa Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) ITB angkatan 2025 bertajuk ARUPA (Aksi Ruang Publik Edukatif Angkatan).
Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya ruang publik yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan, khususnya bagi generasi muda.
Kegiatan ARUPA dilatarbelakangi hasil wawancara mahasiswa SAPPK 2025 dengan siswa-siswi SMA di wilayah Jatinangor.
Menunjukkan masih terbatasnya ketersediaan ruang publik yang layak serta minimnya edukasi mengenai pentingnya menjaga dan merawat ruang publik.
Dari temuan tersebut, mahasiswa SAPPK 2025 menghadirkan program edukatif sekaligus partisipatif yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi siswa-siswi.
Sasaran utama kegiatan ini adalah siswa-siswi SMA Negeri 1 Jatinangor. Kelompok usia remaja dipilih karena merupakan salah satu pengguna ruang publik yang paling aktif sekaligus memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas lingkungan di masa depan.
Rangkaian kegiatan utama ARUPA meliputi kegiatan mengajar dan pembuatan mural. Kegiatan mengajar difokuskan pada peningkatan pemahaman siswa-siswi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta menggunakan ruang publik secara bertanggung jawab.
Sementara itu, mural yang dibuat di lingkungan sekolah tidak hanya berfungsi memperindah ruang, tetapi juga menjadi media edukasi visual yang menyampaikan pesan positif secara berkelanjutan.
Baca Juga:
Shanghai Electric Tampilkan Integrasi Energi dan Industri Berbasiskan AI di Hannover Messe 2026
Kegiatan ini memberikan dampak langsung bagi siswa-siswi SMA Negeri 1 Jatinangor, terutama dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kepedulian terhadap lingkungan serta ruang publik.
Bagi mahasiswa SAPPK 2025, ARUPA juga menjadi pengalaman berharga dalam melatih kerja sama, koordinasi lintas divisi, serta kemampuan beradaptasi di lapangan, sekaligus memperkuat solidaritas dan identitas keilmuan angkatan.
Mahasiswa SAPPK ITB 2025 berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membentuk perilaku positif pelajar dalam menjaga lingkungan serta membuka peluang terbentuknya kegiatan berkelanjutan di masa mendatang.
“Kami berharap sasaran dari kegiatan ini dapat tercapai sepenuhnya dan memberi tanda positif bagi siswa-siswi maupun lingkungan sekitar.
Baca Juga:
Lebih dari 5.000 Merek Bahas Tren Global di Ajang Shenzhen Gift Fair 2026 yang Digelar RX Huabo
Selain itu, kami berharap pelaksanaan program ini memperkuat solidaritas dan budaya kolaborasi di antara mahasiswa SAPPK dan agar angkatan kami terus berkembang dalam semangat kolaborasi dan kepedulian sosial.
Selain dari itu kami juga harap ini memberi sebuah pembukaan untuk massa SAPPK dengan apa yang mereka akan meminati kedepanya dengan ada dua kegiatan yang kami selenggarakan mural dan mengajar,” ujar Dwike Reza Fahrezi selaku panitia kegiatan ARUPA. ( Tatang Tarmedi ) ****
Pembuatan mural ARUPA 2025 di SMAN 1 Jatinangor. (Dok. Panitia ARUPA, 2025)








