Diskominfo Majalengka Gercep Kasus Kecelakaan Warga Akibat Kabel Provider Putus Dengan Memanggil APJATEL

- Pewarta

Selasa, 8 September 2026 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

HARIAN SUMEDANG  — Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) merespons cepat kasus kecelakaan yang menimpa warga Desa Jatisawit, Kecamatan Dawuan.

Kecelakaan diduga terjadi akibat kabel jaringan provider yang putus dan melintang di jalan Girimukti saat korban pulang kerja.

Sebagai tindak lanjut, Diskominfo Kabupaten Majalengka mengundang Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) untuk klarifikasi dan koordinasi terkait penanganan kabel jaringan di wilayah tersebut.

Pertemuan berlangsung pada Selasa (8/9/2026) di Kantor Diskominfo Kabupaten Majalengka, yang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lokasi kabel putus.

Peran dan Langkah Diskominfo

Kepala Diskominfo Kabupaten Majalengka, Irwan, menyatakan bahwa langkah cepat ini diambil karena persoalan kabel provider berkaitan langsung dengan masing-masing penyelenggara jaringan.

Ia menjelaskan bahwa Diskominfo berfokus pada fungsi koordinasi, fasilitasi, dan pengawasan tata kelola. Sementara penanganan teknis tetap menjadi tanggung jawab penuh provider terkait.

“Kami dari Diskominfo pada prinsipnya berada pada posisi untuk melakukan koordinasi dan fasilitasi. Sedangkan untuk keluhan maupun aduan teknis terkait jaringan, penanganannya harus dilakukan langsung oleh pihak provider yang memiliki jaringan tersebut,” ujar Irwan.

Pemanggilan APJATEL bertujuan untuk mengklarifikasi kejadian sekaligus mencari solusi konkret agar insiden serupa tidak terulang kembali.

“Untuk itu hari ini kami mengundang pihak APJATEL untuk meng-clear-kan dan mengklarifikasi terkait penanganan kasus kecelakaan yang menimpa warga akibat kabel provider tersebut. Kami ingin mengetahui siapa penyelenggara jaringannya, bagaimana penanganannya, dan langkah apa yang harus dilakukan agar kejadian seperti ini tidak terulang,” katanya.

Irwan menegaskan keberadaan infrastruktur di ruang publik wajib mengutamakan keselamatan warga dan pengguna jalan.

“Kami berharap seluruh provider dapat lebih memperhatikan kondisi jaringan di lapangan. Kalau ada kabel putus, menjuntai atau berpotensi membahayakan, harus segera ditangani. Jangan sampai masyarakat menjadi korban,” tegasnya.

Respon APJATEL

Perwakilan APJATEL, Asep, mengapresiasi langkah cepat Diskominfo Majalengka. Pihaknya akan mendata dan berkoordinasi dengan para anggota penyelenggara jaringan di lokasi kejadian.

“Kami tentu menyayangkan adanya kejadian tersebut. Kami akan melakukan koordinasi dengan provider yang memiliki jaringan di lokasi untuk memastikan persoalannya dan segera mengambil langkah penanganan apabila memang terdapat kabel jaringan yang menjadi tanggung jawab anggota kami,” ujar Asep.

Asep menambahkan bahwa penataan kabel memerlukan kerja sama karena dalam satu jalur kerap terdapat jaringan dari beberapa penyelenggara berbeda.

“Yang paling penting adalah keselamatan masyarakat. Kami akan membantu melakukan koordinasi agar kabel-kabel yang berpotensi membahayakan dapat segera ditangani dan ke depan pengelolaan jaringan lebih tertib,” katanya.

Keluhan dan Harapan Warga

Warga berharap pemerintah dan perusahaan provider lebih serius memperhatikan kondisi kabel di sepanjang jalan maupun permukiman.

“Kami berharap kabel-kabel yang melintang atau menjuntai di jalan segera diperbaiki. Jangan sampai menunggu ada korban lagi. Kalau memang kabel putus, harus cepat diamankan karena sangat membahayakan pengendara,” ujar Udin, warga Girimukti.

Penanganan di Lapangan

Usai pertemuan, tim Diskominfo dan APJATEL langsung mengecek lokasi di Jalan Girimukti untuk membereskan kabel-kabel yang menjuntai.

Pihak provider juga telah memberikan kadeudeuh kepada korban kecelakaan tersebut.

Diskominfo Majalengka berharap koordinasi ini menjadi langkah awal untuk memperjelas tanggung jawab tiap provider serta memperkuat penataan infrastruktur telekomunikasi di Kabupaten Majalengka.

Pemkab Majalengka kembali mengingatkan seluruh penyelenggara jaringan agar selalu mengutamakan keselamatan masyarakat dalam pemasangan maupun pemeliharaan jaringan. ( Abdul Haris )

Berita Terkait

Pemkab Majalengka Pastikan PPPK Paruh Waktu Tidak Dirumahkan, Pegawai Diminta Tetap Fokus
Lansia Tukang Becak di Majalengka Mendapat Bantuan Becak Listrik
Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
Kebakaran Gunung Geulis Terjadi di Wilayah Ini, Bukan Sumedang tapi Ladang Warga Sampai Ludes
Dinsos Majalengka Minta Warga Pahami Mekanisme Perubahan Desil Bansos, Penentu Ada di BPS
Sorotan Kampara Institute Terhadap Permasalahan Hukum Ade Sopyan Alias Gepeng
Berdiri Sejak 1989, SLB Bina Karya Buktikan Dedikasi Cetak Ratusan Alumni Mandiri
Bupati Majalengka Paparkan Capaian Pembangunan Utama pada Peringatan HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 19:19 WIB

Diskominfo Majalengka Gercep Kasus Kecelakaan Warga Akibat Kabel Provider Putus Dengan Memanggil APJATEL

Jumat, 4 September 2026 - 18:30 WIB

Pemkab Majalengka Pastikan PPPK Paruh Waktu Tidak Dirumahkan, Pegawai Diminta Tetap Fokus

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Lansia Tukang Becak di Majalengka Mendapat Bantuan Becak Listrik

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Kebakaran Gunung Geulis Terjadi di Wilayah Ini, Bukan Sumedang tapi Ladang Warga Sampai Ludes

Berita Terbaru

Nasional

Polri Sudah Tetapkan 138 Tersangka Pembakaran Hutan dan Lahan

Selasa, 8 Sep 2026 - 17:47 WIB